Home » Photo Story » Potret Perempuan: Betarung di Bawah Terik Matahari

Potret Perempuan: Betarung di Bawah Terik Matahari

Rio Ramadhan

Photo Story

Bincangperempuan.com- Pasar Panorama, sebagai salah satu pasar paling ramai di Kota Bengkulu. Lokasinya strategis, berada di tengah kota. Meski kadang terlihat sesak, karena pedagang harus berbagi lapak dengan parkiran motor yang kadang menutupi arus lalu lintas bagi kendaraan yang ingin melintas.

Namun tak cukup membuat pasar ini “mati”. Nyaris 24 jam bergelut dengan riuhnya aktivitas jual beli.

Mayoritas pedagang di Pasar Panorama adalah kaum perempuan. Mereka menjajakan berbagai macam produk mulai dari sayur-sayuran, ikan, ayam, dan lain sebagainya.

Umumnya mereka memulai aktivitas dari pukul 06.00 WIB hingga 10.00 pagi. Waktu pagi ini menunjukkan betapa mereka harus bangun sebelum jam 4 pagi untuk menyiapkan barang dagangan dari rumah, biasanya dilakukan sekitar jam 04.00 WIB.

Tiba di pasar, perempuan-perempuan ini sigap menyusun jualannya agar terlihat rapi dan menarik mata pembeli.

Mereka telah terbiasa dengan udara dingin dan rutinitas bangun pagi untuk menyiapkan barang dagangan, meskipun terkadang merasa lelah. Namun, semangat perempuan tangguh tak pernah pudar karena mereka tahu bahwa mereka mencari nafkah halal untuk keluarga mereka.

Bahkan di bawah terik matahari, senyum para perempuan ini tak pernah terhenti. Wajah mereka berseri-seri dan suara mereka jelas terdengar saat melihat satu persatu pembeli menghampiri. Memberikan kesan pedagang perempuan yang optimis.

Tidak terlihat tanda kelelahan, keluhan, atau ketakutan dalam menghadapi kehidupan. Mereka berjuang dengan penuh semangat untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Perempuan tangguh di atas Pasar Panorama patut diakui sebagai pejuang. Mereka berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan keyakinan yang sangat kuat bahwa rezeki telah diatur oleh Allah SWT. Manusia hanya perlu berusaha, itulah filosofi yang sering terdengar dari para pedagang.

Pengalaman dan waktu telah mengajarkan para perempuan ini bahwa kunci pemasaran yang baik adalah mendekati konsumen, membuat mereka merasa dihargai. Mereka menyampaikan keunggulan produk dengan bahasa yang sederhana, singkat, dan disertai senyuman terbaik. Termasuk menjelaskan asal-usul produk dengan penuh antusiasme.

gerakan perempuan, perempuan bengkulu

Artikel Lainnya

Leave a Comment