Berita Terkini

Kenapa Semuanya Diganti dengan Kimpul? Apa sih Kimpul itu Sebenarnya?

Ais Fahira

News

Kimpul mendadak viral setelah muncul sebagai bahan pengganti lasagna, mashed potato, hingga chewy cookie di media sosial. Di balik lelucon “nggak ada …, jadi saya ganti kimpul”, tersimpan cerita tentang pangan lokal yang lama dicap ndeso dan makanan masa sulit. Padahal, umbi ini kaya karbohidrat, serat, relatif rendah lemak, dan berpotensi menjadi bagian dari diversifikasi pangan Indonesia. Lantas, kenapa kimpul sempat dilupakan dan apa yang membuatnya kembali populer lewat tangan para perempuan di dapur?

Selengkapnya

Dilema Subsidi Energi: Kelas Menengah Terancam Miskin

Ais Fahira

News

Ketika ruang fiskal kian terbatas, pemerintah dihadapkan pada dilema pelik: mempertahankan subsidi energi dengan risiko membebani APBN, atau memangkasnya dengan konsekuensi daya beli masyarakat ikut tertekan. Di tengah rencana peralihan menuju subsidi yang lebih tepat sasaran, kelas menengah justru berada dalam posisi rentan jatuh miskin. Lantas, seperti apa kebijakan subsidi energi yang adil, sekaligus mampu mendorong transisi menuju energi terbarukan tanpa membuat rakyat menanggung ongkosnya?

Selengkapnya

Mengapa Joke Seksis Terus Ada? Menelaah Ketimpangan Gender dalam Panggung Komedi 

Ais Fahira

News

Kalau lelucon seksis terus dianggap sekadar bercanda, siapa yang sebenarnya sedang dibuat lucu—dan siapa yang direndahkan? Di panggung komedi, tubuh dan seksualitas perempuan masih kerap menjadi bahan olok-olok, sementara komika perempuan menghadapi stereotip bahwa mereka “tidak lucu”, terlalu agresif, atau tidak cukup feminin. Di balik tawa, ada ketimpangan kuasa yang menentukan siapa yang boleh berbicara, siapa yang menjadi objek lelucon, dan siapa yang berhak menentukan batas kelucuan.

Selengkapnya

Bisakah Cewek dan Cowok Berteman Dekat Tanpa Baper? 

Ais Fahira

News

Benarkah cewek dan cowok nggak bisa berteman dekat tanpa salah satunya jatuh hati? Perdebatan klasik ini ternyata punya jawaban yang lebih kompleks dari sekadar “bisa” atau “nggak bisa”. Riset psikologi menunjukkan adanya perbedaan cara laki-laki dan perempuan memandang persahabatan lintas gender, termasuk soal ketertarikan, ekspektasi, dan kedekatan emosional. Lalu, apakah kunci agar tetap “cuma teman” sebenarnya terletak pada boundaries?

Selengkapnya

Belajar dari Masa Kecil Tomdaya: Jangan Biarkan Stereotip Gender Membunuh Bakat Anak-anak

Ais Fahira

News

Tom Holland dikenal sebagai aktor yang lihai menari, sementara Zendaya justru gemar bermain sepak bola sejak kecil. Sekilas, kisah masa kecil keduanya mungkin hanya fun fact tentang pasangan selebritas. Namun, di baliknya ada pertanyaan penting: mengapa kita masih menganggap balet sebagai hobi “perempuan” dan sepak bola sebagai aktivitas “laki-laki”? Ketika stereotip gender ditanamkan sejak dini, bukan hanya ruang ekspresi anak yang menyempit, tetapi juga bakat dan potensi mereka yang bisa ikut mati sebelum berkembang.

Selengkapnya

Menjaga Hutan, Menjamin Pangan: Cara Perempuan Ansok Merawat Tanah Adat

Ais Fahira

News

Di Dusun Ansok, Kalimantan Barat, pasar bukanlah satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Para perempuan adat Dayak Seberuang merawat ladang, menjaga hutan, dan memastikan hasil panen cukup untuk keluarga sekaligus dibagikan kepada tetangga. Di balik praktik berladang yang diwariskan turun-temurun, tersimpan pengetahuan ekologis dan kekuatan gotong royong yang membuat kampung tetap berdaulat atas pangannya.

Selengkapnya

Leaky Pipeline: Ketika Sistem Mengeliminasi Karier Perempuan 

Ais Fahira

News

Di ruang kuliah, perempuan dan laki-laki bisa memulai karier dengan peluang yang tampak setara. Namun, semakin tinggi jenjang karier, semakin sedikit perempuan yang terlihat di posisi strategis. Mereka bukan hilang sekaligus, melainkan berguguran perlahan akibat beban domestik, minimnya mentor, bias institusional, hingga pekerjaan tak terlihat yang menghambat promosi. Fenomena inilah yang dikenal sebagai leaky pipeline. Lantas, mengapa sistem karier perempuan terus “bocor”, dan apa yang bisa dilakukan untuk menghentikannya?

Selengkapnya

Apa Itu Gendered Disinformation? Pengertian, Contoh, dan Bedanya dengan Hoaks Biasa

Ais Fahira

Hoaks Gender

Hoaks tidak selalu sekadar informasi palsu. Di ruang digital, kebohongan juga bisa dirancang untuk menyerang seseorang berdasarkan gender, memperkuat stereotip, merusak reputasi, hingga membungkam suara perempuan dan kelompok ragam gender. Fenomena ini dikenal sebagai gendered disinformation. Lalu, apa bedanya dengan hoaks biasa? Bagaimana cara kerjanya, siapa yang menjadi sasaran, dan mengapa disinformasi berbasis gender menjadi ancaman bagi kebebasan berpendapat dan demokrasi?

Selengkapnya

Bling-Bling di Gigi Ala Naykilla: Tren Tooth Gem, Aman Nggak Sih?

Ais Fahira

News

Senyum berkilau ala Naykilla dan Tenxi membuat tooth gem kembali mencuri perhatian. Dari simbol status masyarakat Maya Kuno hingga aksesori ikonik kultur hip-hop dan tren Gen Z, permata gigi punya sejarah panjang sebagai bentuk ekspresi diri. Tapi di balik kilau yang trendy itu, ada pertanyaan penting: seberapa aman menempelkan permata di gigi? Apalagi jika dilakukan sendiri dengan kit DIY atau di tempat yang bukan tenaga medis. Sebelum ikut-ikutan, kenali dulu cara pemasangan, risiko, dan bagaimana menjaga gigi tetap sehat di balik senyum yang berkilau.

Selengkapnya