Isu

Ladies First: Ketika Dunia Membalik Patriarki

Bagaimana jika dunia dibalik: perempuan memegang kuasa, sementara laki-laki menjadi objek seksual, diremehkan di tempat kerja, dan ditekan oleh standar penampilan? Ladies First menghadirkan satire feminis yang mencoba memaksa penonton laki-laki merasakan pengalaman sehari-hari yang selama ini akrab bagi perempuan. Namun, di balik premisnya yang menarik, film ini justru menyisakan pertanyaan besar: apakah feminisme sekadar membalik dominasi, atau membongkar sistem ketimpangan itu sendiri?

Selengkapnya

Perempuan Penjaga Gurita: Dari Nelayan Pesisir hingga Pengendali Rantai Pasok 

Betty Herlina

News, Buruh, Lingkungan

Di pesisir Kabupaten Kaur, Bengkulu, perempuan memegang peran penting dalam rantai ekonomi gurita—mulai dari berburu di perairan dangkal, mengumpulkan hasil tangkapan nelayan, hingga menjual dan mengolahnya menjadi produk bernilai jual. Di tengah perubahan cuaca, berkurangnya hasil tangkapan, dan meningkatnya permintaan pasar, para perempuan ini menjadi penjaga keberlanjutan ekonomi laut sekaligus penopang keluarga mereka.

Selengkapnya

Femisida di Indonesia, Saatnya Media Bergerak Bersama Mencegah Kekerasan Berbasis Gender

Kasus pembunuhan terhadap perempuan terus meningkat dan sering kali terjadi di lingkungan terdekat korban. Fenomena ini disebut femisida, tindakan ekstrem dari kekerasan berbasis gender. Media, masyarakat, dan lembaga sosial memiliki peran untuk bergerak bersama mencegahnya, membangun kesadaran publik, serta menciptakan ruang hidup yang aman dan setara bagi perempuan Indonesia.

Selengkapnya

Dalam Pelukan Wanita Pintar, Pria Miskin Bisa Jadi Kaya: Narasi Usang dengan Wajah Baru

Ais Fahira

News, Kekerasan Gender

Ungkapan “di balik lelaki sukses ada perempuan hebat” terdengar manis, tapi diam-diam menjerat perempuan dalam peran lama: penopang, bukan rekan setara. Dari kelas pranikah sampai konten motivasi, narasi “wanita pintar bikin pria kaya” terus diputar dengan wajah baru. Padahal, hubungan setara bukan soal siapa yang menyelamatkan siapa—melainkan siapa yang mau tumbuh bersama.

Selengkapnya

Mengoreksi Bias, Menguatkan Suara Perempuan: Pentingnya Liputan Sensitif Gender

Betty Herlina

News, Kesetaraan Gender

Liputan sensitif gender bukan sekadar menghadirkan perempuan sebagai pelengkap cerita, melainkan mengubah cara media melihat dan menarasikan pengalaman perempuan. Dari sesi pelatihan “Voice of Tomorrow”, terungkap bagaimana jurnalis seperti Amy Sood dan Rini Yustiningsih mendorong praktik jurnalisme yang lebih adil, empatik, dan bebas bias. Mereka menegaskan bahwa suara perempuan—baik dalam ruang redaksi maupun dalam pemberitaan—harus menjadi pusat narasi untuk menciptakan media yang benar-benar setara.

Selengkapnya