Retno Wahyuningtyas

Grok: High Tech, Low Key Misogyny

Retno Wahyuningtyas

Opini

Saat sebuah mesin dilatih untuk menjadi “edgy” dan “unfiltered” menggunakan data dari sudut-sudut internet yang penuh kebencian, “teknologi tinggi” yang dijanjikan hanyalah topeng bagi low-key misogyny (misogini terselubung) yang sudah lama kita perjuangkan dan terus lawan di dunia nyata.

Selengkapnya

Menggugat Normalisasi Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia

Retno Wahyuningtyas

News, Opini

Lebih dari 13 ribu kasus kekerasan dalam enam bulan, satu perempuan dibunuh setiap dua hari, dan KDRT masih jadi ruang paling berbahaya. Refleksi akhir 2025 ini mengajak kita menggugat normalisasi kekerasan terhadap perempuan di Indonesia—membaca data sebagai alarm, memahami femisida sebagai kontrol patriarki, dan menegaskan bahwa rasa aman bukan bonus, melainkan hak.

Selengkapnya

Femisida di Indonesia, Saatnya Media Bergerak Bersama Mencegah Kekerasan Berbasis Gender

Kasus pembunuhan terhadap perempuan terus meningkat dan sering kali terjadi di lingkungan terdekat korban. Fenomena ini disebut femisida, tindakan ekstrem dari kekerasan berbasis gender. Media, masyarakat, dan lembaga sosial memiliki peran untuk bergerak bersama mencegahnya, membangun kesadaran publik, serta menciptakan ruang hidup yang aman dan setara bagi perempuan Indonesia.

Selengkapnya