Home » Kesehatan » Kesehatan Reproduksi » Stretch Mark: Kenali Penyebab dan Perawatannya

Stretch Mark: Kenali Penyebab dan Perawatannya

Stretch Mark

Bincangperempuan.com- B-Pers, apa sih yang kamu pikirkan jika mendengar kata stretch mark? Kamu tentu akan menilai jika stretch mark hanya dialami oleh perempuan hamil. 

Faktanya, stretch mark dapat dialami oleh berbagai usia lho, B-Pers! Stretch mark atau striae adalah perubahan bentuk kulit yang terjadi karena penambahan berat badan. Stretch mark dapat berubah bentuk secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kolagen pecah. 

Di awal kemunculannya, stretch mark muncul dengan garis tipis berwarna merah atau ungu dengan tekstur yang berbeda dari kulit di sekitarnya. Biasanya, muncul rasa gatal di area sekitar kulit. Jika warna stretch mark memudar ke warna yang lebih pucat dan berkerut, stretch mark akan menjadi permanen. 

Stretch mark dikategorikan sebagai bekas luka yang dapat memperbaiki dirinya sendiri. Jenis luka berbentuk benjolan di bawah lapisan atas kulit yang dapat menyusut dengan cepat dan meninggalkan lekukan. 

Meskipun demikian, bentuk stretch mark ini bervariasi seperti garis panjang dan tipis atau garis tebal dan merah. Garis-garis ini dapat berwarna kemerahan atau ungu pada orang berkulit lebih terang atau lebih terang pada kulit gelap.

Baca juga: Obsesi Sensual pada Bra dan Payudara

Penyebab munculnya stretch mark

Jika membicarakan tentang stretch mark, terdapat dua penyebab utama yang mendorong kemunculannya. Pertama, peregangan kulit. Kedua, peningkatan kortison dalam sistem tubuh. Nah, apa sih kortison itu? Kortison merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal yang dapat menyebabkan hilangnya elastisitas kulit. 

Dalam banyak kasus, ibu hamil berpotensi besar mengalami stretch mark untuk memberi ruang bagi janin yang sedang berkembang. Selain itu, stretch mark dapat dialami oleh perempuan yang memiliki berat badan berlebih atau turun secara drastis.

Selain itu, terdapat beberapa penyebab lainnya yang meningkatkan potensi perempuan memiliki stretch mark. Beberapa faktor yang menyebabkan stretch mark, yaitu:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan stretch mark
  • Sedang hamil
  • Memiliki sindrom Marfan
  • Memiliki riwayat melahirkan bayi besar atau bayi kembar
  • Memiliki berat badan yang lebih tinggi
  • Mengalami penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan

Perawatan alami untuk memudarkan stretch mark

Bagi kebanyakan perempuan, kemunculan stretch mark telah mengurangi rasa percaya dirinya. Hal ini membuat mereka tidak dapat mengenakan pakaian yang diinginkan.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan perawatan alami untuk menghilangkan stretch mark di rumah lho, B-Pers! Yuk, kepoin apa aja tipsnya!

  • Gunakan Pelembab

Menurut Corey L. Hartman, M,D., selaku dokter spesialis kulit di Alabama, kulit yang kering lebih berisiko mengalami stretch mark. Untuk itu, diperlukan penggunaan krim pelembab pada kulit untuk menghidrasi kulit dan meningkatkan elastisitasnya. Cara ini dilakukan untuk mengurangi munculnya stretch mark. 

American Academy of Dermatology menyarankan untuk menggunakan pelembab yang mengandung antioksidan, hydroquinone atau vitamin C untuk membantu mengunci kelembapan di kulit. Selain itu, kamu dapat menggunakan pelembab yang mengandung hyaluronic acid untuk membantu menghidrasi kulit yang kering. Kandungan dalam pelembab ini dapat membantu mengurangi stretch mark sejak dini.

  • Pijat dengan Minyak Zaitun

Melakukan pijatan dengan minyak Zaitun dinilai dapat meningkatkan hidrasi kulit dan memperlancar aliran darah. Nah, kamu dapat mengoleskan minyak zaitun ke bagian stretch mark secara merata dan memijatnya dengan lembut. Lakukan cara ini setiap hari untuk hasil yang lebih maksimal ya, B-Pers!

  • Eksfoliasi

Mengeksfoliasi kulit dengan lembut dapat membantu regenerasi kulit dan mengangkat sel kulit kamu. Selain membuat kulit menjadi lebih sehat, eksfoliasi dapat membantu untuk menyamarkan stretch mark di kulitmu lho, B-Pers!

Meskipun demikian, kamu tetap harus melakukan eksfoliasi dalam batas wajar ya, B-Pers! Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kulit yang terlalu kering. Kamu dapat menggunakan sikat bulu yang lembut ketika melakukan eksfoliasi. Terakhir, jangan lupa oleskan pelembab setelah selesai ya, B-Pers!

Baca juga: Benarkah Perempuan Menjadi Pengguna Paylater Terbanyak?

Perawatan medis untuk menghilangkan stretch mark

Selain perawatan alami yang dilakukan di rumah, kamu dapat mengunjungi tenaga kesehatan untuk menghilangkan stretch mark ya, B-Pers! Biasanya, perawatan medis lebih dipertimbangkan untuk menghilangkan stretch mark lebih cepat. 

B-Pers, yuk intip beberapa perawatan medis yang dapat menghilangkan stretch mark lebih cepat!

  • Terapi Laser

Terapi laser menjadi tipe perawatan medis yang banyak dianjurkan oleh dokter untuk menghilangkan stretch mark lho, B-Pers! Terapi laser menggunakan energi cahaya menjadi panas yang dapat menghilangkan stretch mark berwarna merah tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit. 

Terapi ini menghilangkan strech mark dengan meningkatkan pigmentasi pada kulit atau meningkatkan produksi kolagen pada kulit. Meskipun demikian, terapi ini dinilai kurang efektif pada perempuan yang memiliki kulit gelap. 

  • Microneedling

Microneedling merupakan perawatan medis yang menggunakan jarum kecil yang disebut dermaroller. Jarum ini kemudian ditusukkan ke permukaan kulit, terutama di bagian stretch mark. Perawatan ini dapat merangsang produksi kolagen untuk mengurangi munculnya stretch mark. 

  • Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi merupakan perawatan yang dilakukan untuk mengangkat sel kulit mata. Biasanya, dokter kulit akan menggunakan alat medis yang dapat mengangkat lapisan atas kulit dengan lembut untuk membuat warna kulit lebih merata. 

Pada dasarnya, perawatan jenis ini dilakukan pada kulit wajah. Akan tetapi, kamu dapat meminta mikrodermabrasi kepada tenaga kesehatan untuk membantu menghindari stretch mark dan pigmentasi yang berubah.

  • Chemical Peeling

Perawatan medis terakhir yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan stretch mark adalah chemical peeling. Chemical peeling dilakukan dengan menghilangkan lapisan luar kulit yang rusak untuk menghilangkan stretch mark. 

Akan tetapi, chemical peeling dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kemerahan, dan menimbulkan rasa panas setelah terjadi pengelupasan kulit. Selain itu, dibutuhkan waktu hingga 14 hari untuk pemulihannya. 

Sumber:

  • Brooke Helton, 2023. “How To Get Rid Od Stretch Marks: 10 Remedies”, dalam Forbes Health
  • Elea Carey and Adrienne Santos-Longhurst, 2023.  “Everything You Need to Know About Stretch Mark”, dalam healthline

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Artikel Lainnya

Pernikahan dan keturunan apakah hanya urusan perempuan?

Pernikahan dan Keturunan: Apakah Hanya Urusan Perempuan?

Pembalut dan Pentyliner, Apa Bedanya?

Jalan Panjang Perjuangan Perempuan Hadapi PCOS

Leave a Comment