Enam Bulan Berlalu, Aceh Tamiang Masih Diselimuti Pilu
Enam bulan setelah banjir bandang menghancurkan Aceh Tamiang, luka itu ternyata belum benar-benar pergi. Tenda pengungsian masih berdiri, rumah-rumah masih setengah roboh, dan anak-anak pesantren tetap belajar di tengah puing dan trauma yang tersisa. Kunjungan ke Desa Lubuk Sidup membuka kenyataan pahit bahwa bencana ekologis tidak selesai ketika sorotan media meredup.



