Bincangperempuan.com – Kabar baik buat perempuan Bengkulu (dan Indonesia). Platform digital Bincang Perempuan Circle resmi diluncurkan pada Sabtu, 20 Desember 2025. Platform ini hadir sebagai ruang digital interaktif untuk saling terhubung, berbagi cerita, dan berkolaborasi antarperempuan lintas latar belakang.
Bincang Perempuan Circle punya satu tujuan besar: memperkuat jejaring perempuan, mendorong kolaborasi, dan membuka lebih banyak akses pemberdayaan di era digital. Singkatnya, ini bukan sekadar website ya B’Pers, tapi rumah digital yang aman dan relevan.
Baca juga: Ngobrol, Healing, dan Mencanting: Perempuan Bengkulu Saling Berbagi Kisah
Mengusung tagline Elevating Women to New Heights, Bincang Perempuan menghadirkan platform ini dirancang sebagai pusat diskusi, belajar bareng, dan bertumbuh bersama. Cocok buat perempuan muda yang ingin upgrade diri, bangun koneksi, dan berani bersuara.
Fitur Lengkap, Isu Relevan, dan Komunitas yang Nyata
Website Bincang Perempuan Circle dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kebutuhan perempuan masa kini. Mulai dari informasi kegiatan komunitas, konten edukatif seperti artikel dan panduan praktis, hingga ruang jejaring yang mempertemukan perempuan dari berbagai bidang dan pengalaman.
Platform ini juga mendorong kolaborasi yang inklusif—tempat ide bertemu aksi, bukan cuma wacana. “Ke depan kami akan menyediakan forum interaktif sebagai ruang berbagi cerita, pengalaman, dan ide, sehingga setiap suara bisa saling menguatkan,” ujar Founder Bincang Perempuan, Betty Herlina.
Pengembangan platform ini mendapat dukungan dari Internews Media Support (IMS) dan Uni Eropa (EU). Dukungan ini mempertegas komitmen global dalam memperkuat ekosistem media serta menciptakan ruang aman bagi perempuan dari level lokal sampai internasional.
Lewat Bincang Perempuan Circle, perempuan diharapkan makin percaya diri menyuarakan pendapat, media lokal makin kuat dalam advokasi, dan generasi muda punya akses ke sumber daya yang mendukung pengembangan diri. “Kami ingin setiap perempuan merasa didengar, dihargai, dan punya ruang untuk berkembang,” tambah Business and Community Engagement Bincang Perempuan, Aldila Vidia.
Talkshow “Impian Perempuan Terbatas” Ajak Perempuan Bengkulu Berani Bermimpi Besar
Sebagai bagian dari peluncuran resmi Bincang Perempuan Circle, para volunteer sukses menggelar talkshow bertajuk “Impian Perempuan Terbatas: Limited Dreams to Unlimited Dreams” di Gazebo Santika Hotel, Kota Bengkulu.
Acara ini menjadi ruang aman dan inspiratif, khususnya bagi perempuan muda, untuk menggali potensi diri, memperluas mimpi, dan berbagi pengalaman tanpa takut dihakimi.
Talkshow ini menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang dan pengalaman yang kuat di bidangnya. Dr. Yenny Sariasih, S.P., M.Sc, akademisi, menyoroti pentingnya pendidikan serta dukungan komunitas dalam membentuk mimpi dan kepercayaan diri perempuan sejak dini.
“Jangan salah memilih pasangan, dari awal sebelum menikah saya sudah sampaikan dengan calon suami saya saat itu bahwa saya ingin sekolah lagi, dan calon suami saya mengatakan iya dan akan mendukung. Dukungan dari pasangan itu sangat penting, karena dalam rumah tangga kita perlu berbagi peran,” kata Yenny.
Sementara itu, Devy Janisca Shalihi, Delegasi Student Staf Kepresidenan RI 2024, mendorong perempuan muda untuk berani melangkah ke ruang-ruang pengambilan keputusan dan tidak ragu mengambil peran strategis di berbagai sektor.
“Mimpi perempuan tidak boleh dibatasi oleh ruang, status, atau stereotip. Kita berhak punya mimpi besar dan mewujudkannya,” tegas Devy di hadapan peserta.
Tak cuma diskusi, acara ini juga dikemas interaktif lewat Storytelling Challenge, di mana peserta membuat video tentang perjalanan dari mimpi terbatas menuju mimpi tanpa batas. Ada juga DIY Keychain Workshop, aktivitas kreatif yang menjadi simbol harapan, identitas, dan kekuatan perempuan.
