News

Breadcrumbing: Perhatian Receh yang Bikin Kamu Susah Pergi

Ais Fahira

News

Sering diberi perhatian kecil lewat story, reels, atau chat singkat—tapi tak pernah ada kejelasan hubungan? Hati-hati, itu bisa jadi breadcrumbing. Istilah yang populer sejak era media sosial ini menggambarkan pola memberi “remah-remah” perhatian tanpa komitmen. Mengutip Psychology Today, breadcrumbing bukan sekadar hubungan yang menggantung, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan mental—mulai dari rasa tidak berdaya, sulit lepas, hingga kesepian berkepanjangan. Kenali tanda-tandanya dan pahami kenapa seseorang melakukannya, sebelum kamu terjebak terlalu lama dalam hubungan yang tidak pernah benar-benar maju.

Selengkapnya

Demokrasi Hijau dan Hak Lingkungan Masyarakat: Sejauh Mana Negara Berpihak?

Ais Fahira

News, Lingkungan

Demokrasi hijau digadang-gadang sebagai paradigma baru: demokrasi yang tak hanya mengurus pemilu, tapi juga keselamatan ruang hidup warga. Sultan Bachtiar Najamudin membawanya ke forum global, lengkap dengan paket RUU hijau dan program Desa Hijau. Tapi pertanyaan besarnya: sejauh mana negara benar-benar berpihak pada hak lingkungan masyarakat? Tanpa target, indikator, dan akuntabilitas, demokrasi hijau berisiko berhenti sebagai jargon ramah lingkungan yang enak didengar—tapi kosong dampak.

Selengkapnya

Sextortion dalam KBGO: Ketika Konten Intim Jadi Alat Eksploitasi

Ais Fahira

News

Sextortion adalah bentuk baru kekerasan berbasis gender online: konten intim dijadikan senjata pemerasan, kontrol, dan eksploitasi. Pelaku bisa anonim, memanipulasi korban lewat relasi palsu, bahkan menggunakan deepfake berbasis AI. Dalam banyak kasus, ancaman saja sudah cukup untuk menghancurkan rasa aman korban. Artikel ini membahas sextortion sebagai praktik kekuasaan digital, celah pelaporan, serta langkah hukum dan perlindungan yang bisa diambil korban.

Selengkapnya

Apa itu Enabler dalam Kasus Kekerasan Seksual?

Ais Fahira

News

Kasus kekerasan seksual tidak hanya melibatkan pelaku dan korban. Ada pihak lain yang sering luput dibahas: enabler, orang-orang yang memilih diam, meremehkan, atau bahkan membela pelaku. Dalam kasus Mohan Hazian dan Thanksinsomnia, istilah ini kembali ramai diperbincangkan. Lalu, apa sebenarnya enabler dalam kekerasan seksual, bagaimana bentuknya, dan kenapa sikap “netral” justru bisa memperpanjang rantai kekerasan?

Selengkapnya