News

Akses Terbuka, Stigma Masih Ada: Kenapa Layanan Kespro Belum Aman untuk Perempuan Muda?

Ais Fahira

News

Akses layanan kesehatan reproduksi di Indonesia memang semakin luas, tetapi belum tentu aman bagi perempuan muda. Stigma terhadap perempuan yang belum menikah, penghakiman moral dari tenaga kesehatan, hingga minimnya penghormatan terhadap otonomi pasien masih menjadi hambatan nyata. Simposium Critical Girlhood Studies in Indonesia 2026 mengungkap bagaimana diskriminasi di ruang layanan kesehatan justru mengancam hak, kesehatan, bahkan keselamatan perempuan muda.

Selengkapnya

Apa Itu Girls’ Girl? Sisterhood Sejati di Era Digital

Ais Fahira

News

Pernah mendengar istilah girls’ girl yang ramai di media sosial? Menjadi girls’ girl bukan sekadar mengikuti tren internet, tetapi tentang membangun solidaritas, saling mendukung, dan menciptakan ruang aman bagi sesama perempuan. Mulai dari hal sederhana seperti berbagi pembalut di toilet umum, merayakan keberhasilan teman tanpa iri, hingga menolak budaya adu domba yang sering dipelihara algoritma media sosial.

Selengkapnya

Apakah Perempuan Sudah Pasti Punya Insting Keibuan? Membedah Mitos Maternal Insting

Ais Fahira

News

Apakah setiap perempuan benar-benar terlahir dengan insting keibuan? Sains justru menunjukkan bahwa kemampuan mengasuh bukanlah kodrat biologis, melainkan hasil dari proses belajar, kedekatan, dan pengalaman. Artikel ini membedah mitos maternal instinct sekaligus mengkritisi bagaimana narasi tersebut selama ini digunakan untuk membebani perempuan dan membebaskan laki-laki dari tanggung jawab pengasuhan.

Selengkapnya

Pelukis Bengkulu, Yuni Daud Tembus Pasar Seni Jerman Lewat Niluh Swati Indonesian Art Program

Bincang Perempuan

News

Pelukis asal Bengkulu, Yuni Daud, berhasil menembus pasar seni internasional melalui Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP). Karyanya, When You Love Lilies, akan dipamerkan dalam ajang ARTe Kunstmesse Wiesbaden 2026 di Jerman, bersama 26 perupa Indonesia lainnya. Program ini menjadi jembatan bagi seniman Tanah Air untuk memperkenalkan karya dan identitas budaya Indonesia ke panggung seni Eropa.

Selengkapnya

Apa Itu Male Centered Woman? Bentuk Nyata dari Androsentrisme

Ais Fahira

News

Mengapa masih ada perempuan yang justru gemar merendahkan perempuan lain demi mendapat pengakuan laki-laki? Fenomena ini dikenal sebagai male-centered woman, pola pikir yang berakar dari androsentrisme—pandangan yang menempatkan laki-laki sebagai pusat kehidupan. Simak bagaimana budaya patriarki membentuk cara pandang ini, dampaknya terhadap perempuan dan sesamanya, serta mengapa sudah saatnya perempuan menjadi subjek utama dalam hidupnya sendiri.

Selengkapnya

Siapa Sangka, Asal-usul Gergaji Mesin Ternyata Berasal dari Ruang Persalinan

Ais Fahira

News

Siapa sangka, alat yang kini identik dengan penebangan pohon dan film horor ternyata lahir dari ruang persalinan? Jauh sebelum menjadi gergaji mesin modern, prototipe chainsaw diciptakan untuk membantu operasi persalinan berisiko tinggi dengan cara yang kini terdengar mengerikan. Bagaimana sejarah ini mencerminkan perkembangan dunia medis sekaligus posisi tubuh perempuan dalam praktik kedokteran?

Selengkapnya

Bukan Cuma Love Language: Kenali 5 “Stress Language” Saat Hubunganmu Sedang Chaos

Ais Fahira

News

Kalau love language menjelaskan cara kita mengekspresikan kasih sayang, stress language menunjukkan bagaimana kita bereaksi saat berada di bawah tekanan. Ada yang memilih diam, mudah meledak, sibuk menyenangkan orang lain, melarikan diri dari masalah, hingga berpura-pura selalu baik-baik saja. Mengenali lima stress language ini bisa membantu mengurangi konflik, membangun komunikasi yang lebih sehat, dan memperkuat hubungan dengan pasangan maupun orang terdekat.

Selengkapnya

Relationship Weight: Alasan Kenapa Jatuh Cinta Bikin Badan Makin Berisi

Ais Fahira

News

Pernah merasa berat badan bertambah sejak punya pasangan? Ternyata fenomena relationship weight atau happy weight bukan sekadar mitos. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa rasa nyaman dalam hubungan, kebiasaan makan bersama, hingga perubahan gaya hidup dapat memengaruhi kenaikan berat badan. Kabar baiknya, ini bisa menjadi tanda hubungan yang sehat—asal tetap diimbangi dengan pola hidup yang sehat pula.

Selengkapnya