Akses Terbuka, Stigma Masih Ada: Kenapa Layanan Kespro Belum Aman untuk Perempuan Muda?
Akses layanan kesehatan reproduksi di Indonesia memang semakin luas, tetapi belum tentu aman bagi perempuan muda. Stigma terhadap perempuan yang belum menikah, penghakiman moral dari tenaga kesehatan, hingga minimnya penghormatan terhadap otonomi pasien masih menjadi hambatan nyata. Simposium Critical Girlhood Studies in Indonesia 2026 mengungkap bagaimana diskriminasi di ruang layanan kesehatan justru mengancam hak, kesehatan, bahkan keselamatan perempuan muda.








