Aborsi Aman Adalah Hak Asasi
Aborsi aman adalah hak asasi manusia dan bagian penting dari kesehatan reproduksi. Menjelang Sidang Umum PBB ke-80, suara global menyerukan akses aborsi yang aman, legal, dan bebas stigma.
Aborsi aman adalah hak asasi manusia dan bagian penting dari kesehatan reproduksi. Menjelang Sidang Umum PBB ke-80, suara global menyerukan akses aborsi yang aman, legal, dan bebas stigma.
Hanya tersisa 64 bulan menuju 2030, para aktivis mendesak pemerintah menepati janji SDG-3 dan SDG-5. Dari Nepal yang mencatat kemajuan besar, hingga Afrika dan Asia Pasifik yang menghadapi rollback kebijakan, seruan aksi nyata makin mendesak.
Dari Indonesia hingga Nigeria, dari Kenya hingga komunitas Rohingya, anak muda bersuara lantang soal hak kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender. Mereka menuntut aksi nyata agar SDG-3 dan SDG-5 tidak sekadar janji.
B’Per’s, dari Nigeria sampai komunitas Rohingya, anak muda kompak minta dunia serius soal kesehatan & kesetaraan gender. Yuk intip 5 tuntutan mereka!
Saat dunia berbicara tentang “tidak meninggalkan siapa pun,” kenyataannya justru sebaliknya. Komunitas transgender, pekerja seks, dan kelompok marginal lainnya menghadapi kriminalisasi, kekerasan, dan pengabaian hak. Gelombang anti-hak dan anti-gender kini mengancam pencapaian SDGs secara global. Laporan dari forum PBB terbaru ini mengungkap kemunduran yang nyata dan tuntutan aksi mendesak.
UNAIDS: Tanpa pendanaan yang adil dan strategi yang tepat, dunia bisa mundur 20 tahun dalam perang melawan HIV. Dampaknya? Perempuan, anak, dan kelompok rentan jadi korban tak terlihat. Stigma dan diskriminasi masih jadi tembok utama. Baca selengkapnya: Kenapa kita bisa kalah dari epidemi yang sudah kita kenal puluhan tahun?
Reformasi finansial yang digadang-gadang di FfD4 ternyata gagal menyentuh akar persoalan gender. SHE & Rights membongkar fakta, menyuarakan harapan, dan merangkul perjuangan lintas wilayah. Simak bagaimana aktivis dan jurnalis dari Asia hingga Amerika Latin menegaskan bahwa kita belum kalah—selama masih ada suara, masih ada gerakan.
Menjelang Sidang Kesehatan Dunia WHO ke-78, laporan The Lancet mengungkap bagaimana ketidakadilan gender memperparah dampak krisis kemanusiaan di Afghanistan, Sudan Selatan, Lebanon, hingga Kenya. Dari kisah pilu aktivis LGBTQI+ hingga runtuhnya layanan kesehatan perempuan, keadilan gender menjadi hal yang sangat penting dalam kebijakan kesehatan global.
Kehamilan remaja menjadi salah satu isu krusial di Asia Tenggara. Hal ini tidak hanya membahayakan kesehatan ibu remaja tetapi juga membatasi akses mereka terhadap pendidikan dan peluang ekonomi.