Month: December 2025

GMMP: Representasi Perempuan di Media yang Masih Timpang

Ais Fahira

News

Perempuan adalah setengah populasi dunia—tapi hanya seperempat yang terlihat di media. Laporan GMMP 2025 kembali menampar ruang redaksi: representasi perempuan stagnan, terutama di politik dan ekonomi, sementara kekerasan berbasis gender nyaris tak mendapat ruang. Media masih sibuk bicara cepat, tapi lupa bicara adil.

Selengkapnya

WNI Lelah dengan Berita Buruk? Waspada Kena News Fatigue!

Ais Fahira

News

Bangun pagi, buka ponsel, disambut banjir, korupsi, dan gaduh politik—hari bahkan belum dimulai, tapi kepala sudah lelah. Jika mengikuti berita kini terasa lebih menguras emosi daripada memberi makna, bisa jadi itu bukan kurang peduli, melainkan tanda news fatigue. Lalu, bagaimana caranya tetap waras tanpa berubah jadi apatis?

Selengkapnya

Pelanggaran yang Dianggap Sukarela: Bukti Gagalnya Perlindungan Pemilih Perempuan di Pilkada Bogor 2024

Mutiara Ananda

News

Hak pilih SA dirampas di Pilkada Bogor 2024—bukan dengan kekerasan terbuka, melainkan lewat bujuk rayu dan relasi kuasa. Ketika formulir C6 dianggap “diberikan secara sukarela”, suara perempuan justru menguap dari proses demokrasi. Kisah ini membuka borok perlindungan pemilih perempuan yang masih rapuh, dari TPS hingga meja penegakan hukum.

Selengkapnya

Kebun Kopi Tangguh Iklim: Merawat Kembali Sumber Penghidupan Perempuan Petani Kopi

Betty Herlina

News, Lingkungan

Kebun kopi pernah menjadi ruang hidup dan sumber penghidupan perempuan petani. Namun, ketika herbisida kimia masuk atas nama efisiensi, yang runtuh justru tanaman sela—dan posisi tawar perempuan. Dari Bengkulu, kisah Siti Hermi menunjukkan bagaimana Kebun Kopi Tangguh Iklim menjadi jalan pulang: memulihkan tanah, menantang trauma, dan menghidupkan kembali ekonomi perempuan petani kopi.

Selengkapnya

Ketika Punya Pacar Tak Lagi Jadi Kebanggaan

Ais Fahira

News

Punya pacar dulu dianggap pencapaian. Sekarang, malah dipertanyakan.
Ketika identitas single and proud dirayakan, relasi romantis tak lagi otomatis jadi pusat hidup perempuan. Dari wacana relationship anarchy hingga pilihan menua bareng bestie, mari kita meninjau ulang: apakah cinta romantis masih satu-satunya tolok ukur kebahagiaan terutama bagi perempuan di tengah tekanan patriarki Indonesia?

Selengkapnya

Pacaran sama Brondong: Apa Benar Umur Hanyalah Angka?

Ais Fahira

News

Pacaran beda usia sering dibela dengan kalimat klise: umur hanyalah angka. Tapi benarkah sesederhana itu? Dari relasi kuasa, kesehatan mental, hingga istilah “brondong” yang terdengar lucu tapi problematik, membongkar sisi etis dan psikososial hubungan dengan gap usia besar—tanpa baper, berbasis riset.

Selengkapnya

Krisis Ekologi, Krisis Reproduksi: Darurat yang Menyasar Perempuan 

Ais Fahira

News, Lingkungan

Banjir Sumatera bukan cuma soal air yang meluap dan rumah yang rubuh. Ada krisis lain yang ikut menggenang—diam, jarang dibahas, dan langsung menghantam tubuh perempuan. Dari air bersih yang lenyap hingga pengungsian yang tak ramah, krisis ekologi pelan-pelan berubah menjadi krisis kesehatan reproduksi. Ini bukan musibah alam semata; ini alarm keras tentang ekosistem rusak dan negara yang terlambat bertindak.

Selengkapnya